UJI MIKROBIOLOGI SAYUR & BUAH
I.
TUJUAN
·
Memahami metode
uji mikrobiologi telur,
·
Mampu melakukan
uji mikrobiologi telur dengan benar.
II.
ALAT & BAHAN
·
Alat
o Tabung reaksi + rak
o Cawan petri
o Erlenmeyer 250 mL
o Corong
o Spatula
o Gelas ukur 100 mL
o Labu semprot
o Gelas kimia 50 mL, 600 mL, 250 mL dan 2000 mL
o Pipet ukur 10 mL
o Pengaduk kaca
o Bunsen
o Penyamprot alkohol
o Pipet mikro + tip
o Loyang
o Pisau
o Pinset
·
Bahan
o Sayur bayam
o Buah apel
III.
DASAR TEORI
IV.
PROSEDUR KERJA
·
Buah
o
Dipotong buah secara aseptik seluas 2 cm
x 2,5 cm, menggunakan pinset dan pisau atau gunting yang terlebih dahulu
dicelupkan ke dalam alkohol.
o
Dicelupkan potongan tersebut ke dalam gelas
kimia yang berisi 9 ml larutan pengecer.
o
Dikocok dan didiamkan selama 10 menit.
o
Dilakukan pengenceran hingga pengenceran
10-4.
o
Dilakukanlah pemupukan suspensi tersebut
sebanyak 1 mL pada cawan petri yang telah berisi media PCA pada pengenceran 10-3
dan 10-4.
o
Pemupukan dilakukan duplo
o
Diiinkubasikan dalam posisi terbalik
pada suhu 30 - 32ºC selama 2 – 3 hari.
o
Dihitung koloni yang tumbuh.
o
Dilakukan pelaporan secara SPC
·
Sayuran
o
Diambil bagian-bagian dari sayuran yang
mengalami busuk air, menggunakan pinset dan pisau atau gunting yang terlebih
dahulu dicelupkan ke dalam alkohol.
o
Dicelupkan potongan tersebut ke dalam gelas
kimia yang berisi 9 ml larutan pengecer.
o
Dikocok dan didiamkan selama 10 menit.
o
Dilakukan pengenceran hingga pengenceran
10-4.
o
Dilakukanlah pemupukan suspensi tersebut
sebanyak 1 mL pada cawan petri yang telah berisi media PCA pada pengenceran 10-3
dan 10-4.
o
Pemupukan dilakukan duplo
o
Diiinkubasikan dalam posisi terbalik
pada suhu 30 - 32ºC selama 2 – 3 hari.
o
Dihitung koloni yang tumbuh.
o
Dilakukan pelaporan secara SPC
o
Dibuat perlakukaan yang sama terhadap
sampel sayur segar
V.
DATA PENGAMATAN
·
Buah
Pengenceran 10-3 simplo = 334
Pengenceran 10-3 duplo = 316
Pengenceran 10-4 simplo = 100
Pengenceran 10-4 duplo = 88
·
Sayur Segar
Pengenceran 10-3 simplo = 289
Pengenceran 10-3 duplo = 156
Pengenceran 10-4 simplo = 96
Pengenceran 10-4 duplo = 116
·
Sayur busuk
Pengenceran 10-3 simplo = 392
Pengenceran 10-3 duplo = 468
Pengenceran 10-4 simplo = 124
Pengenceran 10-4 duplo = 180
PERHITUNGAN
·
Buah
|
Jumlah koloni
Per pengenceran
|
Standard Plate Count
|
Keterangan
|
|
|
10-3
|
10-4
|
||
|
334
316
|
100
88
|
9,4 x 105
|
Rata-rata dari pengenceran 10-4.
|
·
Sayur segar
|
Jumlah
koloni
Per
pengenceran
|
Standard
Plate Count
|
Keterangan
|
|
|
10-3
|
10-4
|
||
|
289
156
|
96
116
|
2,2 x 105
|
Rata-rata dari
pengenceran 10-3 karena perbandingan
antara pe-ngenceran 10-3
dan 10-4 lebih besar 2
|
·
Sayur busuk
|
Jumlah
koloni
Per
pengenceran
|
Standard
Plate Count
|
Keterangan
|
|
|
10-3
|
10-4
|
||
|
392
468
|
124
180
|
1,5 x 106
|
Rata-rata dari
pengenceran 10-4
|
VI.
KESIMPULAN
VII.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar